Mengukir Senyum di Bulan Suci: Divisi SOSMA HMK UPN “Veteran” Jawa Timur Sukses Gelar Aksi Sosial RABASA 2026

SURABAYA – Divisi Sosial Masyarakat (SOSMA) Himpunan Mahasiswa Kewirausahaan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur kembali menghadirkan ruang nyata bagi mahasiswa untuk menumbuhkan empati dan kepedulian sosial mereka. Pada hari Rabu, 11 Maret 2026, gelaran aksi sosial bertajuk RABASA (Ramadhan Bahagia Bersama SOSMA) sukses menyulap area jalan wilayah Rungkut dan Panti Asuhan GYD Surabaya menjadi panggung kebersamaan yang penuh kehangatan. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja utama dari Divisi SOSMA untuk periode 2026/2027. 

Tidak sekadar berbagi formalitas, RABASA 2026 dirancang sebagai laboratorium hidup bagi mahasiswa untuk mengasah kepekaan sosial mereka. Di sini, mahasiswa berlatih mengorganisasi kegiatan, berinteraksi langsung dengan masyarakat luas, hingga membangun kedekatan emosional dengan anak-anak panti asuhan melalui berbagai aktivitas edukatif. Hasilnya adalah sebuah program yang tidak hanya sukses terlaksana, tetapi juga kaya akan makna pedagogis dalam membentuk karakter mahasiswa sebagai agen perubahan yang peduli lingkungan sekitar. 

Rangkaian acara ini berjalan dengan penuh khidmat berkat dukungan dan persetujuan dari Koordinator Program Studi Kewirausahaan FEB UPN “Veteran” Jawa Timur, Dr. Hesty Prima Rini, S.E., M.M., serta kepemimpinan dari Ketua Pelaksana, Aisha Eka Putri Cahyani, dan Ketua Umum HMK, Annas Fawaid. Kehadiran pimpinan dan dedikasi 12 panitia pelaksana di lapangan menjadi bukti komitmen kuat dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan. Program ini diharapkan dapat menjadi sarana nyata bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan berkolaborasi dan mempererat tali silaturahmi secara langsung. 

Aksi di lapangan dimulai pada sore hari dengan pembagian takjil gratis kepada masyarakat umum yang melintas di daerah Rungkut. Sebanyak 50 porsi snack takjil dan minuman segar disiapkan dan dibagikan secara gotong royong. Semangat melayani sesama tercermin dari senyum para mahasiswa dan antusiasme pengguna jalan yang menerima manfaat. Aksi pembagian takjil ini menjadi terjemahan nyata dari nilai-nilai kemanusiaan yang diajarkan di luar kelas kuliah. 

Keseruan kemudian berpindah ke dalam Panti Asuhan GYD, di mana kebersamaan diisi dengan berbagai kegiatan dan interaksi interaktif. Suasana sore menjelang berbuka puasa menjadi sangat meriah dengan diadakannya sesi perkenalan, dilanjutkan dengan games kelompok dan kuis edukatif. Gelak tawa anak-anak panti pecah saat mereka memperebutkan hadiah berupa paket alat tulis dan snack. Keberagaman aktivitas ini membuktikan bahwa mahasiswa wirausaha tidak hanya fokus pada materi perkuliahan, melainkan juga memiliki kepedulian tulus untuk berbagi kebahagiaan. 

Setelah melaksanakan buka puasa bersama dan ibadah shalat maghrib berjamaah, RABASA 2026 resmi ditutup secara simbolis dengan penyerahan donasi uang tunai sebesar Rp2.400.000 beserta paket sembako kepada pengurus panti. Sesi foto bersama yang melibatkan seluruh 20 anak panti asuhan dan panitia menjadi penutup dokumentasi yang manis. Momen ini menjadi simbol keberhasilan kolaborasi antara mahasiswa, para donatur yang mengumpulkan total dana sebesar Rp3.601.000, serta pihak panti dalam mewujudkan pengabdian masyarakat yang inspiratif. 

Melalui simulasi manajemen acara, pengelolaan anggaran donasi yang transparan, dan aksi turun jalan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman praktis yang holistik. Kegiatan ini secara nyata mendukung prinsip keberlanjutan dalam memperhatikan kesejahteraan sesama masyarakat lokal. 

RABASA 2026 menjadi bukti bahwa iklim organisasi berbasis kepedulian mampu melahirkan wirausahawan muda yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Sesuai dengan temanya, “Satu niat sejuta makna: mengukir senyum di bulan yang penuh makna”, Himpunan Mahasiswa Kewirausahaan UPN “Veteran” Jawa Timur membuktikan bahwa wirausahawan terbaik tidak hanya lahir dari dalam ruang kelas, tetapi juga dari panggung kehidupan yang berdampak langsung bagi masyarakat luas.

-PROGRAM STUDI KEWIRAUSAHAAN-