Di tengah dinamika kehidupan perkuliahan, kesehatan mental menjadi salah satu aspek penting yang perlu mendapat perhatian bersama. Sebagai wujud kepedulian terhadap kesejahteraan mahasiswa, Divisi Pemberdayaan Perempuan (DPP) Himpunan Mahasiswa Kewirausahaan UPN “Veteran” Jawa Timur menghadirkan Layanan Konseling melalui Gerakan Feminisme Praktis. Program ini bertujuan menyediakan safe space yang aman, inklusif, dan suportif bagi mahasiswa untuk berbagi cerita, memperoleh pendampingan, serta mendapatkan penanganan sesuai dengan kebutuhan mereka.

Gerakan Feminisme Praktis diwujudkan melalui langkah nyata berupa penyediaan ruang aman bagi mahasiswa untuk menyampaikan cerita, keluh kesah, maupun pengalaman yang memengaruhi kondisi psikologis dan kesejahteraan diri. Melalui layanan ini, DPP berupaya membangun budaya saling peduli, saling mendengarkan, dan saling mendukung tanpa adanya stigma maupun penghakiman. DPP meyakini bahwa setiap individu berhak memperoleh ruang yang aman untuk didengar, dihargai, dan didampingi dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Layanan Konseling DPP dapat diakses oleh seluruh mahasiswa Program Studi Kewirausahaan melalui formulir pengaduan yang disediakan secara daring. Demi menjaga kenyamanan dan privasi, mahasiswa tidak diwajibkan mencantumkan identitas pribadi. Pengisian nama maupun nomor WhatsApp bersifat opsional sehingga mahasiswa tetap dapat menyampaikan cerita secara anonim. Melalui formulir tersebut, mahasiswa dapat memilih kategori permasalahan, menceritakan pengalaman atau keluh kesah yang ingin disampaikan, serta menentukan bentuk pendampingan yang diharapkan.
Mahasiswa memiliki keleluasaan untuk memilih tindak lanjut sesuai dengan kebutuhannya, mulai dari sekadar memperoleh balasan melalui email, konsultasi secara daring, hingga pendampingan secara langsung melalui pertemuan yang akan dijadwalkan oleh tim DPP. Dengan mekanisme tersebut, layanan ini diharapkan mampu memberikan pendampingan yang lebih personal, nyaman, serta tetap menghormati pilihan dan kerahasiaan setiap mahasiswa.

Sejak diluncurkan pada bulan Mei 2026, Layanan Konseling DPP terus dibuka dan dapat diakses hingga akhir periode kepengurusan pada Desember 2026. Informasi mengenai layanan ini disebarluaskan melalui akun Instagram resmi DPP, grup WhatsApp mahasiswa, WhatsApp resmi, email resmi, serta tautan formulir pengaduan yang dapat diakses kapan saja. Melalui berbagai media tersebut, DPP berharap semakin banyak mahasiswa mengetahui bahwa selalu ada ruang yang siap mendengarkan, mendampingi, dan memberikan dukungan ketika mereka membutuhkannya.
Melalui Gerakan Feminisme Praktis, Divisi Pemberdayaan Perempuan HMK Kewirausahaan berkomitmen untuk terus menghadirkan lingkungan akademik yang aman, inklusif, dan saling mendukung. Layanan Konseling ini diharapkan tidak hanya menjadi ruang untuk menyampaikan berbagai persoalan, tetapi juga menjadi langkah awal dalam membangun budaya kepedulian, empati, dan keberanian untuk saling menguatkan di lingkungan kampus. Dengan semangat tersebut, DPP berharap setiap mahasiswa dapat menjalani proses perkuliahan dengan rasa aman, nyaman, serta memperoleh dukungan yang dibutuhkan untuk terus berkembang, baik secara akademik maupun personal.

Program ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui upaya mendukung kesehatan mental dan kesejahteraan mahasiswa, serta SDG 5 (Kesetaraan Gender) dengan mendorong terciptanya lingkungan akademik yang aman, inklusif, dan bebas dari berbagai bentuk kekerasan maupun diskriminasi.
Informasi mengenai layanan ini disebarluaskan melalui akun Instagram @dpp_hmk, WhatsApp resmi 0851-8934-6905, email pemberdayaanpelindungan@gmail.com, serta formulir pengaduan daring yang dapat diakses kapan saja oleh mahasiswa.
-Hanum Mirza Hamidah (Kadiv DPP HMK UPN “Veteran” Jawa Timur)-
